jump to navigation

Mari Kita Biasakan Menggunakan Kata Ayam Gorengan ! 5 Oktober 2009

Posted by Sony in Seri Bahasa SWD.
9 comments

Karena terpengaruh Pak Suwardjono yang berjuang memasyarakatkan penggunaan kaidah ejaan Bahasa Indonesia yang benar, saya menulis artikel ini, sebuah artikel yang dapat dibilang Suwardjonosentris karena saya memang menulis ulang artikel beliau.

Artikel yang saya tulis ulang ini berjudul “Unconsolidated financial statement = laporan keuangan bukan konsolidasi?”. Artikel ini merupakan salah satu artikel dari 49 artikel dalam kumpulan bahan lepas “Ejaan SWD”. Dalam artikel ini dijelaskan tentang kaidah yang benar mengenai penyerapan bentukan Bahasa Inggris yang disebut participal adjectives, yaitu adjektiva yang diturunkan dari verba berbentuk present participle (membentuk adjektiva aktif) dan past participle (membentuk adjektiva pasif).

Ada beberapa macam makna yang dapat dibentuk dengan penggunaan adjektiva pasif. Saya hanya akan membahas istilah-istilah yang dengan pewatas past participle tersebut mempunyai makna ‘yang di’ atau ‘yang sudah di’ sebagai ‘hasil pekerjaan/proses/perlakuan’. Sebagaimana ditunjukkan oleh verba pangkalnya, maka padan kata pewatas adalah kata berakhiran ‘-an’ dan berpangkal padan kata atau serapan istilah Inggrisnya. Pedoman ini berlaku pada umumnya untuk tindakan yang disengaja atau direncanakan. Berikut adalah beberapa contoh.

canned food makanan kalengan
edited picture gambar editan
mixed double ganda campuran
reserved seats tempat duduk pesanan
stolen money uang curian

(lebih…)

Seri Bahasa SWD 3 – Abstrak atau Abstraksi? 8 Juli 2008

Posted by Sony in Seri Bahasa SWD.
add a comment

(Kebenaran itu pedih. Bersediakah kita merasakan kepedihan demi kebenaran?)

Kerancuan ini banyak dijumpai dalam skripsi, tesis, bahkan disertasi yaitu digunakannya istilah abstraksi untuk judul bagian tulisan yang dalam bahasa Inggris dinamai abstract. Untuk menjawab pertanyaan di atas sangat mudah. Kalau mau dan berani, bukalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lalu rasakan maknanya: abstrak dan abstraksi. (lebih…)

Seri Bahasa SWD 2 – Rata-rata tertimbang atau berbobot ? 8 Juli 2008

Posted by Sony in Seri Bahasa SWD.
3 comments

(Grasham : Bad money drives out good money.)

Karena mengikuti tradisi, penyimpangan makna terus berlangsung. Kesalahan makna dalam dunia ilmiah atau akademik mengakibatkan kesalahan pemahaman. Sayangnya banyak akademisi meneruskan kesalahan makna atas dasar alasan pragmatisma atau kepraktisan.

Istilah rata-rata tertimbang terlanjur umum digunakan sebagai padan kata weighted average. Tepatkah hal tersebut ? (lebih…)

Seri Bahasa SWD 1 – Metode atau metoda ? 4 Juli 2008

Posted by Sony in Seri Bahasa SWD.
1 comment so far

(Yang menderita sindroma tes klinis jangan membaca ini!)

Pertanyaan yang sama dapat diajukan yaitu : periode atau perioda dan kode atau koda. KBBI memang masih cenderung menulis metode sementara itu banyak karya ilmiah yang cenderung menggunakan metoda. Unutk kepentingan jangka panjang dalam dunia kademik, penyerapan kata bahasa Inggris tertentu dengan menambah akhiran a lebih menguntungkan dan lebih alamiah dari sudut pandang ucapan orang Indonesia. Lebih dari itu akan meniadakan ketaktaatasasan (inkonsistensi) dalam istilah bahasa Indonesia.

Beberapa istilah yang sudah mengikuti kaidah ini antara lain: hibrida (hybrid), katoda (cathode), (lebih…)