jump to navigation

Kondisi umat… 31 Agustus 2008

Posted by Sony in Sehari-hari.
trackback

Ini pengalaman saya tadi ya. Pas kultum kan saya keluar barisan dulu buat ambil wudhu lagi. Apa yang saya lihat ? Di barisan pria bapak2, mas2, dan adik2 pada klenger, slonjor2, duduk dengan kepala menunduk. Di barisan perempuan sebaliknya, ibu2, mbak2, adik2 pada ngobrol, bla3, bli3, blu3. Padahal di bulan romadhon ini adalah kesempatan untuk menahan nafsu untuk ngomongin yang g bener. G tw sih, apa yg mereka omongin tadi, tp kan kdg2 bicara biasa aja lama2 bs kebawa ke ngomong yang g bener.

Inilah kondisi umat di salah satu masjid di ygyakarta. Semoga dalam menjalani ibadah puasa kita bisa mengikhlaskan hati, meluruskan niat, dan menahan nafsu agar puasa kita diterima oleh Allah SWT. dan menjadi tambahan pahala bagi kita, serta membuat Allah ridho memasukkan kita ke surga firdaus-Nya di akhirat kelak.

aamiin

Komentar»

1. dzikrina - 2 September 2008

he….makane kudune inti terawih ki terawihe dudu mangane po cramahe,,,,kembali ke jalan yg benar saja kawan😀

2. YoHang 07 - 3 September 2008

Bangkit negeriku! Harapan itu masih ada!😀

3. novrian - 5 September 2008

saya juga umat. kondisi umat = kondisi saya. kondisi saya? baik2 saja.. alhamdulillah.. masih bisa menjalani ramadhan dengan senang hati… ^^

4. darwinho - 6 September 2008

Wah, menyindir diri sendiri ya? Hehehehe…..

5. Sony HP - 7 September 2008

Sebenarnya maksudnya tu gini. Kalo itu kita ambil sebagai sampel bagaimana umat ini melaksanakan keseharian dalam bulan romadhon, rasa-rasanya kurang bagus kan. Getoooh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: