jump to navigation

Seri Bahasa SWD 2 – Rata-rata tertimbang atau berbobot ? 8 Juli 2008

Posted by Sony in Seri Bahasa SWD.
trackback

(Grasham : Bad money drives out good money.)

Karena mengikuti tradisi, penyimpangan makna terus berlangsung. Kesalahan makna dalam dunia ilmiah atau akademik mengakibatkan kesalahan pemahaman. Sayangnya banyak akademisi meneruskan kesalahan makna atas dasar alasan pragmatisma atau kepraktisan.

Istilah rata-rata tertimbang terlanjur umum digunakan sebagai padan kata weighted average. Tepatkah hal tersebut ?

Makna asli weighted average adalah rata-rata yang dihitung dengan memberi bobot pada tiap nilai yang dirata-rata sebagai pasangan dari rata-rata sederhana (simple average). Jadi nilai yang membentuk rata-rata dilekati bobot bukan malahan ditimbang. Orang (mahasiswa, ilmuwan, pakar, dan dosen) merancukan antara to weigh (menimbang) dan to weight (melekati bobot atau memboboti) karena mungkin tidak pernah membuka kamus yang memadai dan tidak pernah merasakan makna bahasa Inggris dengan semestinya. Hanya mengikuti tradisi.

Dalam kamus Webster’s New World Dictionary, weigh mempunyai dua fungsi yaitu sebagai vt (verb-transitive) yang berarti “mempunyai berat/bobot” atau “menentukan bobot/berat” dan vi (verb-intransitive) yang biasanya mempunyai arti kiasan atau konotasi sebagai mempunyai arti penting (to have significance).

Sementara itu, weight mempunyai dua fungsi yaitu sebagai nomina (noun) dan sebagai verba transitif (vt, verb-transitive). Sebagai nomina, weight berarti bobot, berat, atau pemberat. Sebagai verba, weight berarti memberi atau melekatkan bobot, berat, atau pemberat.

Dengan demikian, weighted average mestinya dimakanai sebagai rata-rata berbobot atau rata-rata bobotan. Bentuk “berbobot” dipilih karena lebih mendekati makna dalam beberapa istilah berikut:

armed forces angkatan bersenjata

barbed wire kawat berduri

certified public accountant akuntan publik bersertifikat

experienced driver sopir berpengalaman

licenced user pengguna berlisensi

Bahan ini dapat dikopi dan disebarluaskan untuk bahan diskusi.

(artikel asli dibuat oleh : Dr. Suwardjono, M. Sc. Dosen jurusan akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada-penx)

Komentar»

1. dewi puji priyanti - 8 Maret 2009

selain ini apa ada materi tentang rata-rata yang lain

Sony HP - 8 Maret 2009

bukan tentang rata-rata yang lain, tapi tentang bahasa yang digunakan dalam bidang akademik. sementara ini saya baru dapat 49 artikel. rencananya akan diterbitkan 100 artikel.

2. Rory - 1 Agustus 2013

Artikelnya bagus…
Kalau kita lebih teliti lagi, masih banyak kekeliruan terjemahan seperti itu. Tidak hanya di bidang matematika saja, di bidang yang lain juga.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: